MATERI 2.1 Penerapan adrunino sensor penyiraman otomatis

 

Materi Penerapan Arduino Sensor Penyiraman Air Otomatis

Mata Pelajaran: Dasar-Dasar Teknik Jaringan dan Layanan Telekomunikasi (DDTJLT)


A. Deskripsi Umum

Penyiraman air otomatis berbasis Arduino merupakan contoh penerapan sistem sensor dan aktuator yang terintegrasi dengan mikrokontroler. Sistem ini bekerja dengan membaca kondisi kelembapan tanah menggunakan sensor, kemudian mengendalikan pompa air secara otomatis melalui relay.

Materi ini mendukung pembelajaran DDTJLT pada topik penerapan sensor, sistem kendali, dan otomasi sederhana.


B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep kerja sistem penyiraman air otomatis.
  2. Mengidentifikasi fungsi komponen Arduino dan sensor kelembapan tanah.
  3. Merangkai sistem penyiraman air otomatis berbasis Arduino.
  4. Menuliskan dan mengunggah program Arduino sederhana.
  5. Menguji dan menganalisis hasil kerja alat.

C. Alat dan Bahan

  1. Arduino Uno / Nano
  2. Sensor Kelembapan Tanah (Soil Moisture Sensor)
  3. Modul Relay 1 Channel
  4. Pompa air DC / AC (sesuai kebutuhan)
  5. Selang air
  6. Breadboard
  7. Kabel jumper
  8. Catu daya (adaptor/baterai)
  9. Laptop dengan Arduino IDE

D. Prinsip Kerja Sistem

  1. Sensor kelembapan tanah mendeteksi kadar air dalam tanah.
  2. Arduino membaca data analog dari sensor.
  3. Jika tanah kering (nilai di bawah batas tertentu), Arduino mengaktifkan relay.
  4. Relay menyalakan pompa air.
  5. Jika tanah sudah lembap, Arduino mematikan pompa secara otomatis.

E. Diagram Blok Sistem

Sensor Kelembapan Tanah → Arduino → Relay → Pompa Air


F. Rangkaian Sistem

  • VCC Sensor → 5V Arduino
  • GND Sensor → GND Arduino
  • Output Sensor → Pin A0 Arduino
  • IN Relay → Pin Digital Arduino (misalnya D8)
  • VCC Relay → 5V Arduino
  • GND Relay → GND Arduino
  • Pompa → Relay → Sumber Listrik

G. Contoh Program Arduino

int sensorPin = A0;
int relayPin = 8;
int nilaiSensor;

void setup() {
  pinMode(relayPin, OUTPUT);
  Serial.begin(9600);
}

void loop() {
  nilaiSensor = analogRead(sensorPin);
  Serial.println(nilaiSensor);

  if (nilaiSensor < 500) { // tanah kering
    digitalWrite(relayPin, LOW);

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CP & ATP Dasar-Dasat Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi

Rangkuman Materi Sistem Suspensi Sepeda Motor

5 TUGAS K3LH MAPEL DDTJKT KELAS X