Soal Ulangan 2 Kopling dan CVT sepeda motor mapel TSM
📘 A. Materi Kopling (1–25)
1. Sepeda motor mengalami selip saat akselerasi tinggi setelah penggantian kampas kopling non-original. Analisis penyebab paling logis adalah…
A. Pegas kopling terlalu keras
B. Kampas kopling memiliki koefisien gesek rendah
C. Oli mesin terlalu kental
D. Rumah kopling terlalu halus
E. Setelan kabel kopling terlalu longgar
2. Jika tinggi bebas tuas kopling terlalu kecil, dampak jangka panjangnya adalah…
A. Perpindahan gigi kasar
B. Kampas kopling cepat aus
C. Tenaga mesin bertambah
D. Putaran langsam naik
E. Konsumsi BBM menurun
3. Saat motor sulit masuk gigi 1 dari posisi netral meski kopling ditekan penuh, kemungkinan terbesar adalah…
A. Pelat baja melengkung
B. Rantai terlalu kencang
C. Kampas kopling baru
D. Oli mesin baru diganti
E. Busi kotor
4. Penggunaan oli mobil pada motor kopling basah dapat menyebabkan…
A. Kopling lebih pakem
B. Pendinginan lebih baik
C. Selip kopling
D. Putaran mesin stabil
E. Perpindahan gigi ringan
5. Jika pegas kopling diganti dengan tipe racing yang lebih keras, efeknya adalah…
A. Tuas lebih ringan
B. Tenaga mesin turun
C. Tekanan kampas bertambah
D. Slip meningkat
E. Konsumsi oli naik
6. Hasil pengukuran ketebalan kampas kopling di bawah limit servis. Tindakan tepat adalah…
A. Diamplas
B. Direndam bensin
C. Diganti baru
D. Dikencangkan pegasnya
E. Direndam oli
7. Motor bergetar saat melepas kopling awal jalan. Analisis penyebabnya adalah…
A. Kampas terlalu tebal
B. Pelat baja tidak rata
C. Oli terlalu encer
D. Setelan rantai salah
E. Klep longgar
8. Perbedaan utama kopling manual dan otomatis adalah…
A. Jumlah kampas
B. Cara kerja pengoperasian
C. Bahan pelat
D. Jenis oli
E. Ukuran rumah kopling
9. Jika rumah kopling bergelombang (aus tak rata), gejala yang timbul adalah…
A. Tenaga bertambah
B. Kopling kasar dan tersendat
C. Putaran langsam turun
D. Starter berat
E. Mesin overheat
10. Penyebab kopling keras saat ditekan selain pegas adalah…
A. Kabel seret
B. Kampas tipis
C. Oli encer
D. Pelat baja tipis
E. Gear aus
11. Saat putaran tinggi tenaga tidak tersalur maksimal, tetapi rpm naik cepat. Ini menunjukkan…
A. Kopling selip
B. Klep bocor
C. Gear rasio berat
D. Rantai aus
E. Filter udara kotor
12. Fungsi primary driven gear pada sistem kopling adalah…
A. Menyalurkan tenaga ke roda
B. Menghubungkan kruk as ke kopling
C. Mengatur rpm langsam
D. Menggerakkan pompa oli
E. Menekan pelat baja
13. Jika pelat kopling berubah warna kebiruan, artinya…
A. Terkena air
B. Overheat
C. Terlalu tebal
D. Kurang oli
E. Normal
14. Free play terlalu besar menyebabkan…
A. Kopling cepat habis
B. Kopling tidak terlepas sempurna
C. Tenaga naik
D. RPM turun
E. Mesin brebet
15. Pemeriksaan kerataan pelat baja menggunakan…
A. Feeler gauge
B. Mikrometer
C. Dial gauge
D. Straight edge dan feeler gauge
E. Jangka sorong
16. Jika kampas kopling terendam oli yang salah spesifikasi, solusi terbaik adalah…
A. Dikeringkan
B. Diamplas
C. Diganti kampas dan oli sesuai spesifikasi
D. Dipanaskan
E. Disemprot cleaner
17. Saat motor sulit netral dalam kondisi panas, kemungkinan karena…
A. Kampas memuai
B. Oli habis
C. Busi mati
D. CDI rusak
E. Rantai putus
18. Fungsi clutch lifter adalah…
A. Mengangkat pelat tekan
B. Menggerakkan kruk as
C. Menekan kampas
D. Mengatur rpm
E. Melumasi pelat
19. Per kopling melemah akan menyebabkan…
A. Kopling berat
B. Selip saat beban tinggi
C. Mesin mati
D. Starter rusak
E. Netral hilang
20. Jika hasil ukur panjang pegas kurang dari standar, maka…
A. Dipanjangkan
B. Diganti
C. Ditekan
D. Dilumasi
E. Diamplas
21. Kopling sentrifugal bekerja berdasarkan…
A. Tekanan oli
B. Gaya magnet
C. Gaya sentrifugal
D. Gaya gravitasi
E. Gaya gesek rantai
22. Saat akselerasi awal lambat padahal mesin normal, kemungkinan…
A. Kampas aus
B. Busi baru
C. Oli kental
D. Rantai baru
E. Klep rapat
23. Jika setelan kopling terlalu kencang terus-menerus, risiko terbesar adalah…
A. Boros BBM
B. Kampas cepat aus
C. Mesin cepat panas
D. Rantai kendur
E. Klep aus
24. Tujuan perendaman kampas baru sebelum pemasangan adalah…
A. Membersihkan
B. Mendinginkan
C. Melumasi awal agar tidak kering
D. Mengurangi tebal
E. Menghilangkan karat
25. Analisis terbaik saat kopling bunyi saat ditekan adalah…
A. Periksa release bearing/lifter
B. Ganti oli
C. Ganti kampas
D. Setel rantai
E. Ganti busi
📘 B. Materi CVT (26–50)
26. Motor matic kehilangan akselerasi awal tetapi top speed normal. Kemungkinan penyebabnya adalah…
A. Roller terlalu ringan
B. Roller aus/flat
C. V-belt baru
D. Kampas ganda baru
E. Oli gardan baru
27. Roller lebih berat dari standar menyebabkan…
A. Akselerasi lebih cepat
B. RPM tinggi terus
C. Tarikan awal berat
D. Top speed turun
E. Mesin brebet
28. Jika V-belt retak halus melebihi limit, tindakan tepat adalah…
A. Dilem
B. Dipotong
C. Diganti
D. Dilumasi
E. Dipanaskan
29. Kampas ganda aus menyebabkan…
A. Selip saat start
B. Mesin mati
C. RPM turun
D. Top speed naik
E. Busi cepat rusak
30. Bunyi dengung dari CVT saat jalan kemungkinan berasal dari…
A. Roller aus
B. V-belt tebal
C. Oli mesin
D. Busi
E. Filter udara
31. Fungsi primary sliding sheave adalah…
A. Menekan kampas
B. Mengatur perubahan diameter puli
C. Melumasi V-belt
D. Menggerakkan roda
E. Menahan poros
32. Jika pegas driven pulley terlalu keras, efeknya…
A. Akselerasi ringan
B. RPM tinggi lebih lama
C. Top speed naik
D. Mesin irit
E. Starter berat
33. Analisis saat motor bergetar hebat di kecepatan rendah adalah…
A. Roller baru
B. Kampas ganda glazing
C. V-belt baru
D. Busi rusak
E. Radiator bocor
34. CVT overheat bisa disebabkan oleh…
A. Tutup CVT rapat
B. Sirkulasi udara buruk
C. Roller berat
D. Oli gardan baru
E. Filter bensin kotor
35. Jika diameter V-belt berkurang dari standar, maka…
A. Rasio tetap
B. Akselerasi maksimal
C. Perubahan rasio terganggu
D. RPM stabil
E. Tidak berpengaruh
36. Top speed turun drastis dan rpm tinggi, kemungkinan…
A. V-belt selip
B. Roller berat
C. Kampas baru
D. Busi baru
E. Gearbox rusak
37. Fungsi torque cam pada CVT adalah…
A. Mengatur bukaan pulley belakang
B. Menggerakkan kruk as
C. Mengatur rpm
D. Melumasi V-belt
E. Menahan poros
38. Jika roller berbentuk tidak rata (flat spot), akibatnya…
A. Tarikan tersendat
B. Top speed naik
C. Mesin halus
D. BBM irit
E. Kampas awet
39. Pemeriksaan lebar V-belt menggunakan…
A. Dial gauge
B. Mikrometer
C. Jangka sorong
D. Feeler gauge
E. Mist ar
40. CVT berbunyi kasar saat deselerasi kemungkinan…
A. Bearing aus
B. Busi mati
C. Oli habis
D. Klep bocor
E. Injector kotor
41. Prinsip kerja CVT adalah…
A. Roda gigi tetap
B. Perubahan rasio otomatis
C. Tekanan oli
D. Sistem manual
E. Kopling plat banyak
42. Jika kampas ganda terkontaminasi oli, maka…
A. Pakem
B. Selip
C. Keras
D. Halus
E. Awet
43. Efek penggunaan roller lebih ringan adalah…
A. RPM cepat naik
B. Top speed tinggi
C. Mesin irit
D. Starter berat
E. Getaran hilang
44. Jika CVT tidak pernah dibersihkan dalam waktu lama, risiko utamanya adalah…
A. Karburator rusak
B. Debu menumpuk dan selip
C. Busi mati
D. Klep bocor
E. Tangki bocor
45. V-belt putus saat jalan disebabkan oleh…
A. Umur pakai habis
B. Roller berat
C. Oli baru
D. Busi mati
E. Filter bersih
46. Gejala tarikan ngempos setelah ganti roller lebih berat menunjukkan…
A. Rasio terlalu cepat naik
B. Kampas aus
C. Mesin rusak
D. Injector mati
E. Rantai putus
47. Jika pegas kampas ganda terlalu keras, maka…
A. Motor langsung jalan
B. RPM tinggi dulu baru jalan
C. Top speed turun
D. Mesin mati
E. V-belt tebal
48. Pemeriksaan visual rumah roller bertujuan untuk…
A. Melihat retak atau aus
B. Mengukur rpm
C. Mengatur rasio
D. Menambah tenaga
E. Mengurangi panas
49. Saat motor terasa loncat-loncat di awal jalan, analisisnya adalah…
A. Roller aus
B. Kampas ganda tidak rata
C. Oli baru
D. Busi bersih
E. Tangki kosong
50. Strategi perawatan CVT untuk mencegah kerusakan dini adalah…
A. Membersihkan berkala dan ukur komponen sesuai standar
B. Menambah oli CVT
C. Mengganti kampas tiap bulan
D. Mengencangkan semua mur
E. Menambah grease pada V-belt
Komentar
Posting Komentar